Skolastika Meitrisya Aprodite 125120500111025

Bab 3 : SISTEM PEMERINTAHAN

Oleh Skolastika Meitrisya ( A POL 1 / 125120500111025 )

 

  1. Definisi Sistem Pemerintahan

Sistem pemerintahan diartikan sebagai suatu tatanan utuh yang terdiri atas berbagai komponen pemerintahan yang bekerja saling bergantungan dan memengaruhi dalam mencapaian tujuan dan fungsi pemerintahan. Sistem pemerintahan diperlukan untuk menjaga kestabilan negara.

  1. Macam – macam sistem pemerintahan
    1. Sistem Presidensial

Ciri-ciri dari sistem pemerintaha presidensial adalah sebagai berikut

–          Penyelenggara negara berada ditangan presiden. Presiden adalah kepala negara sekaligus kepala pemerintahan. Presiden tidak dipilih oleh parlemen, tetapi dipilih langsung oleh rakyat atau suatu dewan majelis. Anggota parlemen juga dipilih rakyat.

–          Kabinet (dewan menteri) dibentuk oleh presiden. Kabinet bertangungjawab kepada presiden dan tidak bertanggung jawab kepada parlemen atau legislatif.

–          Presiden tidak bertanggungjawab kepada parlemen. Hal itu dikarenakan presiden tidak dipilih oleh parlemen.

–          Presiden tidak dapat membubarkan parlemen seperti dalam sistem parlementer.

–          Parlemen memiliki kekuasaan legislatif dan sebagai lembaga perwakilan.

Kelebihan Sistem Pemerintahan Presidensial :

–          Badan eksekutif lebih stabil kedudukannya karena tidak tergantung pada parlemen.

–          Masa jabatan badan eksekutif lebih jelas dengan jangka waktu tertentu. Misalnya, masa jabatan Presiden Amerika Serikat adalah empat tahun, Presiden Indonesia adalah lima tahun.

–          Penyusun program kerja kabinet mudah disesuaikan dengan jangka waktu masa jabatannya.

–          Legislatif bukan tempat kaderisasi untuk jabatan-jabatan eksekutif karena dapat diisi oleh orang luar termasuk anggota parlemen sendiri.

Kekurangan Sistem Pemerintahan Presidensial :

–          Kekuasaan eksekutif diluar pengawasan langsung legislatif sehingga dapat menciptakan kekuasaan mutlak.

–          Sistem pertanggungjawaban kurang jelas.

–          Pembuatan keputusan atau kebijakan publik umumnya hasil tawar-menawar antara eksekutif dan legislatif sehingga dapat terjadi keputusan tidak tegas dan memakan waktu yang lama.Sistem Parlementer.

  1. Sistem Parlementer

Ciri-ciri dari sistem pemerintahan parlementer adalah sebagai berikut :

–          Badan legislatif atau parlemen adalah satu-satunya badan yang anggotanya dipilih langsung oleh rakyat melalui pemilihan umum.

–          Parlemen memiliki kekuasaan besar sebagai badan perwakilan dan lembaga legislatif.

–          Anggota parlemen terdiri atas orang-orang dari partai politik yang memenangkan pemiihan umum.

–          Pemerintah atau kabinet terdiri dari atas para menteri dan perdana menteri sebagai pemimpin kabinet.

–           Perdana menteri dipilih oleh parlemen untuk melaksakan kekuasaan eksekutif.

–           Dalam sistem ini, kekuasaan eksekutif berada pada perdana menteri sebagai kepala pemerintahan. Anggota kabinet umumnya berasal dari parlemen.

–          Kabinet bertanggung jawab kepada parlemen dan dapat bertahan sepanjang mendapat dukungan mayoritas anggota parlemen. Hal ini berarti bahwa sewaktu-waktu parlemen dapat menjatuhkan kabinet jika mayoritas anggota parlemen menyampaikan mosi tidak percaya kepada kabinet.

–          Kepala pemerintahan adalah perdana menteri, sedangkan kepala negara adalah presiden dalam negara republik atau raja/sultan dalam negara monarki.

–          Kepala negara tidak memiliki kekuasaan pemerintahan. Ia hanya berperan sebgai symbol kedaulatan dan keutuhan negara.

–          Sebagai imbangan parlemen dapat menjatuhkan kabinet maka presiden atau raja atas saran dari perdana menteri dapat membubarkan parlemen. Selanjutnya, diadakan pemilihan umum lagi untuk membentukan parlemen baru.

Kelebihan Sistem Pemerintahan Parlementer:

–          Pembuat kebijakan dapat ditangani secara cepat karena mudah terjadi penyesuaian pendapat antara eksekutif dan legislatif. Hal ini karena kekuasaan eksekutif dan legislatif berada pada satu partai atau koalisi partai.

–          Garis tanggung jawab dalam pembuatan dan pelaksanaan kebijakan public jelas.

–          Adanya pengawasan yang kuat dari parlemen terhadap kabinet sehingga kabinet menjadi barhati-hati dalam menjalankan pemerintahan.

Kekurangan Sistem Pemerintahan Parlementer :

–          Kedudukan badan eksekutif/kabinet sangat tergantung pada mayoritas dukungan parlemen sehingga sewaktu-waktu kabinet dapat dijatuhkan oleh parlemen.

–          Kelangsungan kedudukan badan eksekutif atau kabinet tidak bias ditentukan berakhir sesuai dengan masa jabatannya karena sewaktu-waktu kabinet dapat bubar.

–          Kabinet dapat mengendalikan parlemen. Hal itu terjadi apabila para anggota kabinet adalah anggota parlemen dan berasal dari partai meyoritas. Karena pengaruh mereka yang besar diparlemen dan partai, anggota kabinet dapat mengusai parlemen.

–          Parlemen menjadi tempat kaderisasi bagi jabatan-jabatan eksekutif. Pengalaman mereka menjadi anggota parlemen dimanfaatkan dan manjadi bekal penting untuk menjadi menteri atau jabatan eksekutif lainnya.

Sumber : http://uzey.blogspot.com/2009/09/sistem-pemerintahan.html

 

  1. Aplikasi Sistem Pemerintahan di negara Inggris

Beberapa ciri penting dari Pemerintahan Inggris adalah sebagai berikut.

–     Merupakan negara dengan sistem pemerintahan parlementer, dengan Ratu Inggris sebagai kepala negaranya ( saat ini Ratu Elisabeth II ) dan perdana menteri ( sekarang David Cameron ).

–     Negara Kesatuan (unitary state) dengan sebutan United Kingdom.

–     Konstitusinya adalah hukum dasar yang memberikan dan membatasi kekuasaan

untuk memerintah dan tidak tertulis.

–     Kekuasaan tidak dipisahkan, tetapi bercampur baur.

–     Parlemen adalah bicameral, terdiri dari House of Commons atau Majelis Rendah

dan House of Lords atau Majelis Tinggi.

–          Kabinet, adalah kelompok inti menteri-menteri yang dikepalai oleh Perdana Menteri.

 

 

 

Categories: Tak Berkategori | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: