Suci Novelyna Anansi – 125120500111035

NAMA      : SUCI NOVELYNA ANANSI

NIM          : 125120500111035

 

MACAM-MACAM TEORI POLITIK      :

  1. 1.      Teori Politik Zaman Klasik
    1. Teori Politik Socrates            :
      1. Kepribadian politik Socrates sebagai seorang teoritikus politik yang berupaya jujur, adil dan rasional dalam hidup kemasyarakatan dan mengembangkan teori politik yang radikal. Namun keinginan dan kecenderungan politik Socrates sebagai teoritikus politik membawa kematian melalui hukuman mati oleh Mahkamah Rakyat (MR).
      2. Metode Socrates yang berbentuk Maieutik dan mengembangkan metode induksi dan definisi.
      3. Pada sisi lain Socrates memaparkan etika yang berintikan budi yakni orang tahu tentang kehidupan dan pengetahuan yang luas. Dan pada akhirnya akan menumbuhkan rasa rasionalisme sebagai wujud teori politik Socrates.
  2. Teori Politik Plato     :
    1. Filsafat politik yang diuraikan oleh Plato sebagai cerminan teori politik. Dalam teori ini yakni filsafat politik tentang keberadaan manusia di dunia terdiri dari tiga bagian:
      1. Pikiran atau akal
      2. Semangat atau keberanian
      3. Nafsu/keinginan berkuasa.
  3. Teori Politik Aristoteles        :
    1. Teori politik yang bernuansa filsafat politik meliputi                   :
      1. Filsafat teoritis
      2. Filsafat praktek
      3. Filsafat produktif

2. Teori Politik Zaman Pertengahan

  1. 1.      Teori Politik Agustinus
    1. Keadilan politik dalam negara Tuhan karena ditopang oleh adanya nilai kepercayaan dan keyakinan tentang:
      1. Tuhan menjadi raja sebagai dasar Negara
      2. sebagai dasar Negara
      3. Kehidupan warga negara penuh kepatuhan
      4. Penguasa bertindak selaku pelayan dan pengabdi masyarakat.
      5. 2.      Teori Politik Machiavelli
        1. a.      Penguasa yang ideal yaitu penguasa militer, hal ini digambarkan dalam teori politik dan etika Machiavelli sebagai dasar nasionalisme.

3.Teori Politik Zaman Modern

1. Teori Politik Thomas Hobbes

  1. Thomas Hobbes mengemukakan teori politik State Of Nature yakni manusia yang satu menjadi lawan terhadap manusia lain. Keadaan ini disebut In Abstracto yang memiliki sifat; a) bersaing, b) membela diri, c) ingin dihormati.
  2. Pada sisi teori politik dan teori kekuasaan ini digambarkan oleh Hobbes dalam buku Leviathan. Namun dari segi praktis teori politik Hobbes dominan berlaku pada saat sekarang.
  3. 2.      Teori Politik John Locke
    1. Kegiatan semasa hidup John Locke yang mampu berkarya dalam bidang teori politik ditulis dalam buku TWO TREATISES ON CIVIL GOVERNMENT.
    2. State of Nature juga merupakan karya teori politik yang beda dengan Hobbes. John Locke menekankan bahwa dalam state of nature terjadi:
    3. Kebingungan
    4. Ketidak pastian
    5. Ketidak aturan
    6. Tidak ada kematian
    7. Dalam hal bentuk negara Locke membagi atas:
    8. Monarkhi
    9. Aristokrasi
    10. Demokrasi

 

 

  1. 3.      Teori Politik Montesquieu
    1. Teori politik Trias Politika yang dikemukakan oleh Montesquieu merupakan landasan pembangunan teori demokrasi dalam sistem politik yang menekankan adanya CHECK AND BALANCE terhadap mekanisme pembangian kekuasaan :
      1.  Kekuasan Legislatif adalah sebagai pembuat undang- undang
      2.  Kekuasaan Eksekutif adalah sebagai pelaksana undang- undang
      3.  Kekuasaan Yudikatif adalah kekuasaan untuk menghakimi

Kesimpulan     : jadi dapat disimpulkan dari kedelapan tokoh politik tersebut mengenai pandangan politik, politik itu adalah suatu upaya bersikap jujur, adil, dalam hidup bermasyarakat dengan mengunakan akal, keberanian, dan hasrat untuk bekuasa. membentuk suatu Negara, dengan bersumbu kepada hukum serta berhak memilih menjadi Negara yang sekuler atau berkeyakinan akan adanya tuhan dan juga menjadi Negara yang monarki atau republik dan juga Negara tersebut memiliki landasan keyakinan terhadap mekanisme pembagian keuasaan (1. Legislatif, 2. Eksekutif, 3. Yudikatif). Dimana warga Negara dari Negara tersebut menjadi salah satu lawan  dari warga Negara yang lainnya dengan tetap menjaga nilai-nilai hak asasi manusia.

MACAM-MACAM KONSEP ILMU POLITIK :

  1. 1.      Negara
    1. Miriam Budiardjo negaraadalah suatu organisasi dalam suatu wilayah yang mempunyai kekuasaan tertinggi yang sah dan yang ditaati moleh rakyatnya. Menurut Thomas Aquinas Negara merupakan lembaga social manusia yang paling tinggi dan luas yang berfungsi menjamin manusia memenuhi kebutuhan-kebutuhan fisiknya yang melampaui kemampuan lingkungan social lebih kecil seperti desa dan kota.
    2.  Roger  F. Soltau negara adalah alat (agency) atau wewenang (authority) yang mengatur atau mengendalikan persoalan-persoalan bersama, atas nama masyarakat.
    3. 2.      Kekuasaan

                                                             a.      Miriam Budiardjo kekuasan adalah kemampuan seseorang atau kelompok untuk mempengaruhi tingkah laku orang atau kelompok lain sesuai dengan keinginan dari pelaku.

                                                            b.      Harold D. Laswell ilmu politik mempelajari pembentukan dan pembagian kekuasaan.

  1. 3.      Pengambilan keputusan

                                                             a.      Miriam Budiardjo keputusan adalah membuat pilihan diantara beberapa alternative, sedangkan istilah pengambilan keputusan menunjukkan pada proses yang terjadi sampai keputusan itu tercapai. Pengambilan keputusan sebagai konsep pokok dari politik menyangkut keputusan-keputusan yang diambil secara kolektif dan yang mengikat seluruh masyarakat.

                                                            b.      Harold D. Laswell “tujuan masyarakat dan kebijaksanaan untuk mencapai tujuan itu. Definisi dari  Harold Laswell dirumuskan sebagai “who gets what, when, how”.

  1. 4.      Kebijakan

                                                             a.      Miriam Budiardjo kebijakan adalah suatu kumpulan keputusan yang diambil oleh seorang pelaku atau oleh kelompok politik dalam usaha memilih tujuan-tujuan dan cara-cara untuk mencapai tujuan-tujuan itu. Pada prinsipnya pihak yang membuat kebijakan itu mempunyai kekuasaan untuk melaksanakannya.

                                                            b.      David Easton ilmu politik adalah study mengenai terbentuknya kebijaksanaan umum. Dalam bukunya the political system david easton mengatakan kehidupan politik mencakup bermacam-macam kegiatan yang mempengaruhi kebijaksanaan dari pihak yang berwenang yang di terima untuk masyarakat.

  1. 5.      Pembagian (distribution)

                                                             a.      Miriam Budiardjo pembagian adalah pembagian dan penjatahan nilai-nilai dalam masyarakat.

 

Kesimpulan     : jadi konsep-konsep ilmu politik tersebut adalah suatu hal yang ingin dicapai dalam politik, yaitu Negara yang artinya adala suatu wilayah yang harus memiliki suatu ekuasaan tanpa kekuasaan sebuah Negara tidak memiliki arti pentng sedangkan kekuasaan sendiri memiliki arti kemampuaan seseorng untuk mencapai batas tertinggi, setelah adanya kekuasaan  maka harus adanya  pengambilan keputusan lalu ditentukan oleh suatu kebijakan, dan pembagian dalam artian adanya keterkatan pemerintah dan hakikat politik dan negara itu sendiri

Pengertian Fenomena Politik

Fenomena politik, fenomena berasal dari kata phenomenon yang berarti Sebuah kejadian, keadaan, atau fakta yang dipersepsi oleh indra. Sedangkan politik  proses pembentukan dan pembagian kekuasaan yang antara lain berwujud proses pembuatan keputusan. Jadi , fenomena politik adalah kejadian, keadaan, atau fakta yang dipersepsi oleh indra yang didalamnya terdapat suatu proses dalam pembagian, atau proses pembuatan keputusan.

Contoh fenomena politik      :

Fenomena Politik Pada Kasus Penyuapan di Sekolah Negeri

            Pada saat ini banyak sekali orang tua yang mengandalkan kekayaan untuk dapat menyekolahan anaknya di sekolah negeri yang sudah baik tingkat akreditasinya. Dengan begitu banyak sekali oknum-oknum yang terlibat di dalamnya yang bersedia membantu dengan cara lain dan meminta agar diberikan sebuah imbalan. Tentu saja hal ini berbeda  dengan calon murid yang  murni lulus dengan adanya kelebihan ataupun nilai yang baik dalam memggikuti hasil test. Akan tetapi, justru siswa yang memiliki hasil test yang baik tidak dapat memasuki sekolah tersebut Karena tidak dapat memberikan sejumlah uang.

Lalu bagaimana dengan salah satu bangku pesanan dari  salah satu anggota DPRD untuk anaknya, adilkah dengan seorang anak yang tidak dapat memberikan sejumlah uang? Dan mengapa biaya uang masuk sekolah negeri mahal? Tentunya dalam hal ini adanya peran atau penyalahgunaan suatu kekuasan. Ada baiknya upaya pemerintah menggenai biaya opersional sekolah (BOS) lebih ditingkatkan lagi khususnya pada murid baru yang tidak mampu untuk memberikan sejumlah uang, terutama pembersihan sekolah negeri dari oknum-oknum yang memanfaatkan keadaan, serta orang-orang yang mengandalkan kekuasaan untuk memperoleh cara singkat, dan juga lakukan transparansi terhadap rincian sebuah biaya.

 

Categories: Tak Berkategori | 1 Komentar

Navigasi pos

One thought on “Suci Novelyna Anansi – 125120500111035

  1. Ping-balik: DAFTAR NAMA KELAS (A.POL.1) « The First Political Class

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: