Permata Yulianti – 125120500111011

Nama : PERMATA YULIANTI
NIM : 125120500111011
Kelas : A.POL.1 (pengantar ilmu politik)
TUGAS 2
DEFINISI PARA TOKOH TENTANG NEGARA

Karl marx : Negara adalah alat kelas yang berkuasa untuk menindas atau mengeksploitasi kelas yang lain.
Roger H.Soltou : Negara adalah agen (agency) atau kewenangan (Authority)yang mengatur atau mengendalikan persoalan- persoalan bersama atas nama masyarakat
Harold J. Laski : Negara adalah suatu masyarakat yang diintegrasikan karena mempunyai wewenang yang bersifat memaksa dan yang secara lebh sah lebih berkuasa daripada individu atau kelompok yang merupakan bagian dari masyarakat.
TEORI ASAL MULA TERBENTUKNYA NEGARA
1.Teori perjanjian masyarakat (kontrak sosial)
Teori ini pertama kali dikembangkan oleh beberapa ahli filsafat dengan tokoh utamanya adalah Thomas Hobbes, John Locke, dan JJ. Rosseau. Teori ini mengemukakan bahwa negara didirikan atas dasar kesepakatan para anggota masyarakat. Mereka kemudian menyerahkan hak-hak yang dimilikinya untuk diatur oleh negara.
Thomas Hobbes mengemukakan bahwa lahirnya negara adalah dengan adanya kesepakatan untuk membentuk negara, maka rakyat menyerahkan semua hak yang mereka miliki sebelumnya secara alamiah (sebelum adanya negara), untuk diatur sepenuhnya oleh kekuasaan negara.
2.Teori Pengalihan Hak
Teori pengalihan hak merupakan teori negara yang dipelopori oleh Sir Robert Filmer dan Loyseau. Pengertiannya adalah bahwa hak yang dimiliki oleh negara pada hakikatnya diperoleh setelah rakyat melepaskan sebagian hak yang dimilikinya atau rakyat membiarkan berlakunya hak tersebut untuk dikelola oleh negara.
3.Teori Penaklukan
Teori penaklukan banyak dikemukakan oleh ilmuwan politik antara lain, Ludwig Gumplowitz, Gustav Ratzenhover, Georg Simmel, dan Lester Frank Ward. Teori ini erat kaitanya dengan doktrin “ kekuatan menimbulkan hak”. Bahwa pihak atau kelompok yang kuat, akan menaklukan pihak atau kelompok lainya, dan selanjutnya mendirikan sebuah negara. Pembuktian dan penggunaan kekuatan berlaku sebagai dasar terbentuknya negara.

4.Teori Organis
Teori organis merupakan teori yang banyak dipengaruhi oleh cara pandang dalam ilmu eksakta, dengan tokohnya, Georg Wilhelm Hegel, J.K. Bluntscli, John Salisbury, Marsiglio Padua, Pfufendrorf, Henrich Ahrens, J.W Scelling,dan FJ Schitenner.
Negara adalah suatu organisme. Negara lahir sebagai analogi kelahiran makhluk hidup lainya. Jika ada embrionya dari masyarakat-masyarakat atau suku-suku bangsa, maka perlahan-lahan berkembang masyarakat atau suku bangsa tersebut menjadi sebuah negara.
5.Teori Ketuhanan
Teori ketuhanan pada awalnya banyak dianut oleh sebagian besar ilmuwan politik pada abad 18 M, dengan tokohnya Thomas Aquinas. Kekuasaan atas negara dan terbentuknya negara adalah karena hak-hak yang dikaruniakan oleh Tuhan. Dalam implementasinya setiap kebijakan negara senantiasa mengatasnamakan Tuhan, sehingga rakyat harus mematuhi apa yang telah diputuskan pemimpinya.
6.Teori Garis Kekeluargaan (Patriarkhal, atau Matriarkhal)
Teori ini banyak dipengaruhi oleh perkembangan ilmu sosiologi dan antropologi, yang mendunia sejak awal abad 19 M, dengan tokohnya Henry S. Maine, Herbert Spencer, dan Edward Jenks. Menurut teori ini negara dapat terbentuk dari perkembangan suatu keluarga yang menjadi besar dan kemudian bersatu membentu negara, sehingga negara yang terbentuk adakalanya manganut garis kekeluargaan berdasarkan garis ayah (patriarkhal), dan bahkan adakalanya garis ibu (matriarkhal). Teori ini juga disebut sebagai teori perkembangan suku. Orang-orang yang mempunyai hubungan darah (kekeluargaan) berkembang menjadi suatu suku, kemudian berkembang secara lebih luas lagi sampai membentuk suatu negara.

7.Teori Metafisis (idealistis)
Teori metafisis banyak mendapat pengaruh dari para ahli filsafat, dengan tokohnya yang terkemuka adalah Immanuel Kant. Negara ada, lahir, dan terbentuk karena memang seharusnya ada dengan sendirinya, maka ketika jumlah manusia semakin banyak secara otomatis negara akan lahir dengan sendirinya. Dalam prosesnya, negara adalah kesatuan supranatural, terbentuknyapun karena dorongan supranatural atau metafisis.

8.Teori Alamiah
Teori alamiah merupakan pandangan awal tentang berdirinya sebuah negara, dengan tokohnya Aristoteles. Negara terbentuk karena kodrat alamiah manusia. Sebagai zoon politikon (manusia politik yang bermasyarakat), maka manusia membutuhkan adanya negara. Sehubungan dengan kebutuhan alamiah inilah, maka dibentuk sebuah negara dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan dalam mempertahankan kelangsungan hidupnya.

SEJARAH PERKEMBANGAN POLITIK
ZAMAN YUNANI KUNO (KLASIK)
(Konsep Negara yang Ideal)
•Plato (427 – 347 SM)
-Politeia -Nomoi
•Aristoteles (384 – 322 SM)
-Politica
ZAMAN ROMAWI (Konsep Negara yang Ideal)
•Kaisar Justinianus (482-565 M)
–Codex –Digest –Institutes –Novels
•Kodifikasi ini kemudian menjadi dasar tata hukum dan dasar konstitusi (UUD)
Abad Pertengahan (Pendirian Kerajaan Tuhan)
•Dante – De Monarchia •Perebutan kekuasaan antara Gereja dan Raja •Menguatnya feodalisme
Awal Zaman Modern
•Nicollo Machiavelli
Il Principe (The Prince)
•Jean Bodin
Les Six Livres de la Republique
ZAMAN MODERN
Thomas Hobbes (1588 – 1676 M)
•Filsafat Politik “Leviathan”
•John Locke (1632 – 1704 M)
-Two Treaties of Civil Government (Legislatif, Eksekutif, dan Federatif)
•Montesquieu (1689 – 1755 M)
-L’esprit de Lois (Spirit of Laws) •Trias Politika (Legislatif, Eksekutif, Yudikatif
•Jean Jacques Rousseau (1712 – 1778 M) Du Contract Social (Principes du Droit Politique) 1762 L’esprit de Lois (Spirit of Law)

KONSEP NEGARA
Budiarjo:
suatu daerah territorial yang rakyatnya diperintah (governed) oleh sejumlah pejabat dan yang berhasil menuntut dari warga negaranya ketaatan pada peraturan perundanganya melalui penguasaan (kontrol) monopolistis dari kekuasaan yang sah.
Sifat negara:
Memaksa,monopoli,mencakup semua
Syarat primer sebuah negara adalah memiliki rakyat, memiliki wilayah, dan memiliki pemerintahan yang berdaulat.Sedangkan syarat sekundernya adalah mendapat pengakuan dari negara lain.
Permata Yulianti :
Negara adalah suatu teritorial yang rakyatnya memiliki pemimpin , peraturan ,serta cara untuk mencapai kesejahteraan bersama.

Sumber Referensi
http://id.answers.yahoo.com ,
Dasar-dasar Ilmu Politik , Prof.Miriam Budiarjo
http://toniariw.wordpress.com

Categories: Tak Berkategori | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: